Tips Memilih Bibit Dan Indukan Ikan Nila

Dalam melakukan pembudidayaan ikan nila, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesuksesan budidaya tersebut. Salah satu dari faktor tersebut dimulai dari menentukan bibit dan indukan ikan nila. Bibit dan indukan ikan nila yang berkualitas baik dapat menghasilkan ikan-ikan nila yang memiliki kualitas baik juga.

Dalam melakukan pembudidayaan ikan nila, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesuksesan budidaya tersebut. Salah satu dari faktor tersebut dimulai dari menentukan bibit dan indukan ikan nila. Bibit dan indukan ikan nila yang berkualitas baik dapat menghasilkan ikan-ikan nila yang memiliki kualitas baik juga. Sehingga mampu memberikan nilai ekonomi yang memuaskan bagi para pembudidaya. Dalam pembahasan kali ini, paguyuban petani akan memberikan tips yang dapat digunakan untuk menentukan bibit dan indukan ikan nila. 

Gambar : Paguyuban Petani

Berikut paguyuban petani berikan beberapa ciri bibit dan indukan ikan nila yang memiliki kualitas baik. Yang pertama adalah ikan nila mampu memproduksi benih, pertumbuhan ikan nila tersebut sangat cepat dan memiliki kualitas yang baik, sangat responsif terhadap pakan yang diberikan, resisten terhadap serangan hama, ukuran induk yang baik untuk dipijahkan yaitu 120-180 gram per ekor serta memiliki umur sekitar 4-5 bulan.

Paguyuban petani juga akan memberikan penjelasan mengenai perbedaan indukan ikan nila jantan dan bertina. Untuk indukan ikan nila betina, ciri fisiknya memiliki 3 buah lubang pada urogenetial (lubang dubur, lubang pengeluaran telur dan lubang urine), warna perut cenderung lebih putih, ujung sirip bewarna pucat kemerah merahan, dagu bewarna putih, dan jika perut di striping tidak mengeluarkan cairan. Sedangkan untuk indukan ikan nila jantan, ciri fisiknya memiliki 2 lubang (lubang anus dan lubang pengeluaran sperma), warna perut lebih gelap, ujung sirip bewarna terang kemerah-merahan, warna dagu kehitam dan kemerah-merahan serta ketika perut distriping akan mengeluarkan cairan. Demikian beberapa penjelasan yang bisa paguyuban petani berikan kepada pembaca, mengenai ciri bibit dan indukan beserta perbedaaan jenis kelaminnya. Semoga artikel kali ini mampu menambah informasi kepada pembaca.