Teknologi Kincir Angin Yang Mampu Meningkatkan Produksi Ikan Nila

Semakin meningginya kebutuhan ikan nila di pasaran, membuat pembudidaya ikan nila di tuntut untuk terus mengembangkan kualitas dan meningkatkan hasil produksi ikan nila. Salah satu cara yang dapat ditempuh oleh pembudidaya terebut adalah dengan memanfaatkan teknologi kincir angin dalam proses budidaya ikan nila. Pada artikel kali ini paguyuban petani akan memberikan informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi kincir angin tersebut.

Semakin meningginya kebutuhan ikan nila di pasaran, membuat pembudidaya ikan nila di tuntut untuk terus mengembangkan kualitas dan meningkatkan hasil produksi ikan nila. Salah satu cara yang dapat ditempuh oleh pembudidaya terebut adalah dengan memanfaatkan teknologi kincir angin dalam proses budidaya ikan nila. Pada artikel kali ini paguyuban petani akan memberikan informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi kincir angin tersebut. Teknologi kincir angin dapat dijadikan salah satu solusi tersebut, karena setelah melalui beberapa penelitian teknologi kincir angin ini mampu menghasilkan ikan nila konsumsi dalam jumlah dan waktu tertentu sesuai dengan yang sudah direncanakan.

 image

Gambar : Paguyuban Petani

Teknologi kincir angin ini dapat diaplikasikan pada musim kemarau yang notabennya memiliki debit air yang terbilang kecil. Pada awalnya pemanfaatan teknologi kincir angin ini sudah terlebih dulu diterapkan pada proses budidaya udang. Dan ternyata ketika dicoba untuk diterapkan dalam budidaya ikan nila, hasil produksi yang didapatkan pun cukup tinggi sehingga diharapkan mampu untuk memenuhi kuota permintaan ikan nila di pasaran. Waktu yang dibutuhkan pun termasuk cepat, karena dalam proses budidaya ikan nila pada umumnya membutuhkan waktu selama 5 bulan, dengan memanfaatkan teknologi kincir angin hanya perlu menghabiskaan waktu selama 3 bulan saja dan sudah bisa dipanen.