Puding Ikan Nila, Lezat dan Bebas Amis

Membuat puding biasanya menggunakan ekstrak buah-buahan. Tapi apa jadinya jika puding menggunakan fillet ikan nila?Jangan khawatir, puding ini boleh dicoba dan dan bebas bau amis.

Membuat puding biasanya menggunakan ekstrak buah-buahan. Tapi apa jadinya jika puding menggunakan fillet   ikan nila?Jangan khawatir, puding ini   boleh dicoba dan dan bebas bau amis. Bagi anak-anak puding biasa dikonsumsi sebagai camilan pencuci mulut semata. Namun di tangan peneliti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawidjaya, Malang puding bisa diolah menggunakan fillet ikan nila. Puding ini memang tidak seutuhnya dibuat dari ikan, tapi menggunakan ekstrak ikan berupa serat-serat dan protein ikan. Bahan dasarnya masih sama menggunakan bubuk agar-agar atau puding.

“Rasanya tidak berbeda dengan puding biasanya, tidak ada bau amis ikan. Warna-warninya pun menarik dan segar, sehingga siapa saja bisa suka dengan puding ini. Dan tak terasa setiap suapan ada gizi yang bisa dirasakan tubuh,” tutur salah satu pencicip Puding Ikan kreasi Unbraw ini, Diksi. Dalam membuat puding ini. Tim Unbraw sendiri menggunakan ikan nila hitam. Ikan ini dipilih lantaran banyaknya pembudidaya yang mengembangbiakan nila jenis ini. Meski bukan berasal dari Indonesia, ikan nila ini sangat mudah dibudidayakan lantaran memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan.

Ikan nila mengandung lemak tak jenuh yang relatif rendah (sekitar 1,3 gr dalam 4 ons ikan nila) sehingga baik untuk kesehatan jantung. Ikan nila juga memiliki sejumlah kandungan lemak jenuh, yakni 0,6 gr dalam setiap 4 ons ikan nila. Untuk itulah, mengkonsumsi ikan nila secara berlebihan juga dapat menyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat LDL yang dapat memicu penyakit jantung. Ikan nila juga banyak mengandung kalium (4 ons ikan nila cukup untuk memenuhi sekitar 10% dari kebutuhan kalium harian) dan kalsium (4 ons ikan nila cukup untuk memenuhi sekitar 11,3% dari kebutuhan kalsium harian) yang sangat dibutuhkan tubuh. Puding ikan ini sendiri sudah dipasarkan terbatas oleh mahasiswa Unbraw saat pameran atau berdasarkan pesanan. Respon yang diterima peneliti sangat baik dan berharap bisa dipasarkan secara bebas.

Mudah Dibuat

Meskipun hanya skala laboratorium dan belum dijual bebas, siapa saja bisa juga mencoba membuat puding ikan nila di rumah. Bahan dan cara pembuatannya sangat mudah, serupa dengan puding biasa.

  • Alat dan Bahan :
  1. 1 kilogram ikan nila hitam yang sudah disiangi dan dikeluarkan jeroannya
  2. Bubuk agar-agar aneka rasa dan aneka warna sesuai selera
  3. Panci
  4. Blender
  5. Gula, Susu dan Krimer sesuai selera
  • Cara Membuat :
  1. Cuci bersih ikan nila yang sudah disiangi dan difillet (dipisahkan antara duri/tulang dan dagingnya)
  2. Hancurkan daging fillet menggunakan blender dan tambahkan sedikit air agar teksturnya menjadi halus
  3. Fillet yang sudah dihaluskan kemudian dimasukkan dalam panci dan masak dengan api sedang.
  4. Air matang kemudian dituangkan ke dalam panci sambil diaduk dan tambahkan juga bubuk agar-agar dengan aneka rasa.
  5. Tambahkan juga susu, gula dan krimmer kedalam larutan.
  6. Larutan puding ini terus diaduk-aduk hingga merata dan mendidih.
  7. Setelah mendidih, puding siap untuk dicetak.
  8. Untuk mendapatkan lapisan warna-warni per layer Anda harus tuang sedikit demi sedikit ke dalam cetakan. Diamkan dan tunggu hingga mengental.
  9. Setelah lapisan pertama padat, baru tuang warna dan rasa berikutnya. Lakukanlah perlahan dan per lapisan hingga terbentuk warna sesuai keinginan.
  10. Puding memang paling enak ditambah lapisan vla diatasnya. Anda bisa juga menambahkan ekstrak ikan dalam vla. Caranya campurkan fillet ikan halus dan bubuk vla dalam panci, kemudian masak dengan api sedang.

 

Sumber :  https://tabloidsinartani.com/detail/indeks/non-komoditi/2927-puding-ikan-nila-lezat-dan-bebas-amis