Nafsu Makan Ikan Nila Menurun

Ikan nila adalah ikan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat indonesia. Karena peminatnya yang cukup banyak, membuat kebutuhan pasar juga terus meningkat. Dalam memenuhi kebutuhan pasar, salah satu kriteria yang harus dipenuhi oleh pembudidaya adalah mengenai bobot ikan nila. Karena kualitas ikan nila dapat dilihat berdasarkan bobot yang dimilikinya.

Ikan nila adalah ikan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat indonesia. Karena peminatnya yang cukup banyak, membuat kebutuhan pasar juga terus meningkat. Dalam memenuhi kebutuhan pasar, salah satu kriteria yang harus dipenuhi oleh pembudidaya adalah mengenai bobot ikan nila. Karena kualitas ikan nila dapat dilihat berdasarkan bobot yang dimilikinya. Untuk itu pada artikel kali ini, paguyuban petani akan memberikan ulasan mengenai hal-hal yang memiliki kaitan tentang makanan ikan nila. Dalam konteks ini, apa saja yang berkaitan dengan pakan ikan nila sangat memiliki peran penting bagi pemenuhan kriteria bobot ikan nila yang ideal. Sehingga nilai gizi pakan serta cara pemberiannya harus diperhatikan dan dilakukan dengan tepat.

Salah satu kendala yang dapat mempengaruhi bobot ikan nila adalah kurang/menurunnya nafsu makan ikan nila. Kondisi ini benar-benar harus diperhatikan, karena pada akhirnya nanti dapat berpengaruh ke kualitas ikan nila yang dihasilkan sehingga dapat berdampak ke pendapatan para pembudidaya.

Gambar : Paguyuban Petani

Berikut paguyuban petani berikan beberapa penyebab menurunnya nafsu makan ikan nila :

  • Kolam yang kotor, limbah ikan nila yang terlalu menumpuk menyebabkan kotornya kolam ikan nila. Hal ini menjadi salah satu penyebab ikan nila malas untuk makan, karena ikan nila mengalami stress. Sehingga berdampak pada menurunnya nafsu makan.
  • Kondisi air yang kurang ideal, yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah adanya perubahan suhu di dalam air, serta keadaan pH dari air kolam yang tidak stabil, termasuk kondisi kurangnya oksigen yang terlarut kedalam air kolam.
  • Kandungan amonia yang cukup tinggi di dalam kolam, pada dasarnya setiap kolam memliki kandungan amonia. Akan tetapi, amonia akan menjadi racun apabila kandungannya semakin banyak dan menumpuk di dalam kolam. Eskresi ikan memiliki andil dalam munculnya amonia ini, selain itu kadar pH dan temperatur air kolam juga mempengaruhi keberadaaannya. Oleh sebab itu, amonia dapat menyebabkan kondisi nafsu makan menurun.
  • Pakan ikan nila yang tidak cocok, pakan yang memiliki kandungan nutrisi yang tidak memenuhi kebutuhan ikan serta kondisi pakan ikan yang kotor. Akan membuat ikan nila tersebut malas untuk memakannya.

Berdasarkan beberapa penyebab diatas, langkah untuk mengatasi permasalahan ikan nila tersebut adalah dengan mengembalikan kembali nafsu makan ikan nila. Dibawah ini paguyuban petani berikan juga beberapa langkah untuk meningkatkan kembali nafsu makan ikan nila :

  • Bersihkan kolam secara berkala, hal ini perlu dilakukan agar kolam tidak terlalu kotor. Sehingga ikan nila yang hidup didalamnya nyaman untuk tinggal dan berkembang biak, dan mampu memiliki kualitas hidup yang baik pula.
  • Memperbaiki kualitas air kolam, dapat dilakukan dengan menjaga suhu dan pH yang dimiliki oleh kolam ikan nila, sehingga dapat membantu mengembalikan kondisi nafsu makan ikan nila dengan baik.
  • Mengatasi kadar amonia yang berlebihan, dapat dilakukan dengan cara mengurangi kuantitas pakan ikan nila. Jangan sampai pembudidaya memberikan pakan yang terlalu banyak tetapi pada ujungnya pakan itu hanya menjadi endapan limbah karena tidak termakan oleh ikan nila.
  • Sesuaikan pakan, dapat dilakukan dengan memberikan variasi pakan atau dengan mengganti langsung pakan yang ada. Karena ikan nila juga menyukai pakan alami (berasal dari tumbuh-tumbuhan), pembudidaya dapat melakukan inovasi dengan menacmpurkan pakan standar pabrik dengan pakan ikan nila. Dengan ini, diharapkan mampu mengembalikan kembali nafsu makan ikan nila tersebut.

Demikian beberapa hal yang dapat paguyuban petani berikan perihal penyebab dan cara meanggulangi ikan nila yang memiliki penurunan nafsu makan. Semoga dapat menjadi solusi bagi pembaca maupun pembudidaya ikan nila yang sedang mengalami kondisi tersebut.