Ikan Nila Salin Yang Mampu Bertahan Di Air Asin

Pada kesempatan kali ini, paguyuban petani akan memberikan informasi yang berkaitan dengan ikan nila salin yang memiliki kemampuan bertahan di air asin. Ikan nila salin merupakan ikan nila hasil rekayasa yang memiliki sifat mampu bertahan hidup di air asin. Ikan nila salin mampu tahan di tingkat salinitas 20 ppt atau biasa disebut dengan air payau.

Pada kesempatan kali ini, paguyuban petani akan memberikan informasi yang berkaitan dengan ikan nila salin yang memiliki kemampuan bertahan di air asin. Ikan nila salin merupakan ikan nila hasil rekayasa yang memiliki sifat mampu bertahan hidup di air asin. Ikan nila salin mampu tahan di tingkat salinitas 20 ppt atau biasa disebut dengan air payau. Beriringan dengan dihasilkannya ikan nila salin ini ditemukan juga vaksin DNA Streptococcus, yakni pakan protein rekombinan hormon pertumbuhan yang memiliki fungsi untuk meningkatkan kekebalan ikan nila salin terhadap resiko serangan bakteri Streptococcus yang mematikan. Pakan ini merupakan rekayasa pakan yang memiliki kandungan protein yang sesuai untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila salin, di rekayasa dengan teknik pengambilan hormon pertumbuhan pada kelenjar pituitari ikan nila. Selanjutnya digunakan teknik rekombinasi protein dengan bakteri Escherichia Coli yang mudah dikembangbiakkan. Dari proses tersebut dihasilkan protein rekombinan hormon pertumbuhan yang dicampurkan pada granula (butiran) pakan ikan. Dengan kadar protein yang sesuai beserta kandungan hormon pertumbuhan itu, diharapkan dalam jangka enam bulan bisa di produksi nila salin berbobot 600 gram.

 

Gambar : Paguyuban Petani

Ikan nila salin pada awalnya di produksi dengan tujuan untuk menggantikan komoditas ikan bandeng dan udang windu. Komoditas ikan bandeng dan udang windu ini makin tidak mampu bertahan pada kualitas lingkungan tambak yang memburuk. Yang mengakibatkan banyak tambak yang terlantar karena budidaya bandeng dan udang windu tidak lagi memungkinkan. Sehingga ikan nila salin cocok untuk di budidayakan di tambak-tambak yang terlantar tersebut. Di Indonesia, dibangun pusat pembenihan ikan nila salin tepatnya di Kabupaten Bantaeng. Diharapkan dengan adanya pusat pembenihan ikan nila salin ini, nantinya akan mampu menambah pembudidaya yang berfokus pada pembesaran ikan nila. Sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru serta mampu membantu memenuhi kurangnya pasokan ikan nila pada pasar domestik ataupun manca negara.